Senin, 01 Oktober 2012
bahasa
Bahasa adalah rangkaian huruf, kata, simbol, lambang, bunyi yang mempunyai makna tertentu yang telah disepakati oleh suatu kelompok. Bahasa merupakan alat untuk berkomunikasi antara dua orang yang saling berhubungan. Dengan bahasa, manusia mampu beradaptasi dengan lingkungannya, dengan orang-orang di sekitarnya, bahasa memerankan peran yang penting bagi kehidupan manusia. Sebuah bahasa harus disepakati minimal oleh dua orang atau lebih agar bahasa itu sendiri dapat di mengerti oleh kedua belah pihak untuk dapat berkomunikasi.
Bahasa yang kita kenal selama ini terdiri dari dua jenis, yaitu bahasa lisan dan tulisan. Padahal di alam raya ini tidak hanya lisan dan tulisan saja yang ada, tapi juga ada bahasa alam, bahasa hewan, bahasa isyarat, bahasa tubuh, dan bahasa-bahasa yang lain. Mengapa terdapat bahasa alam dan bahasa hewan, karena ternyata alam dan hewan juga terkadang memberikan informasi kepada kita tentang sesuatu hal. Misalnya, angin yang berhembus kencang memberi isyarat kepada kita akan terjadi angin ribut, angin puting beliung, bahkan badai. Awan hitam yang menyelimuti langit menandakan akan turun hujan.
Bahasa alam juga yang digunakan oleh para nelayan untuk menentukan arah letak dari daratan ketika mereka berada di lautan, yaitu dengan melihat rasi bintang. Hanya saja, berbeda antara bahasa yang digunakan manusia, alam, tumbuhan, dan hewan.
Bahasa lisan lebih ekspresif di mana mimik, intonasi, dan gerakan tubuh dapat bercampur menjadi satu untuk mendukung komunikasi yang dilakukan. Manusia di manapun hidup pasti membutuhkan komunikasi. Oleh karena itu, komunikasi menjadi barang penting bagi kelangsungan hidup manusia itu sendiri.
Menurut P. W. J. Nababan, seorang linguis Indonesia, membagi fungsi bahasa sebagai komunikasi dalam kaitannya dengan masyarakat dan pendidikan menjadi empat fungsi, yaitu fungsi kebudayaan, fungsi kemasyarakatan, fungsi perorangan, dan fungsi pendidikan. Kalau bahasa mencerminkan budaya, atau setidaknya cara berbahasa kita mencerminkan siapa sebenarnya kita, maka satu-satunya cara menjaga kehormatan diri kita dari sisi yang berkaitan dengan bahasa adalah berusaha selalu santun dalam berbahasa.
Banyak masyarakat yang kurang memahami dan tidak memperhatikan dalam berbahasa. Bahkan tidak sesuai dengan kaidah-kaidah berbahasa. Bagaimana bahasa negara kita ingin maju, kalau masyarakatnya saja tidak mau mengembangkan bahasa Indonesia, bahasa negara kita sendiri.
Bahasa juga dipandang sebagai cermin kepribadian seseorang karena bahasa diterjemahkan sebagai refleksi rasa, pikiran dan tingkah laku.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar