PUNK
Apa sih PUNK itu ? mungkin yang kita tahu punk itu kalau
secara stylesnya yang biasanya memakai
baju berwarna hitam, dengan celananya yang berwarna hitam juga. Rambutnya
yang dicat dengan potongan ke atas mirip
rambut orang Indian atau biasa di sebut mowhak, ditambah dengan aksesoris
anting-anting, rantai bahkan gembok dan rantai yang tergantung di
pinggangnya. Mereka biasanya berkumpul
di beberapa titik keramaian pusat kota dan memiliki gaya dengan ciri khas,
“seni dan kebebasan” sebenarnya itulah
yang menjadi alasan mereka menjadi seperti itu.
Banyak orang yang mengatakan bahwa “Punk” itu sebuah aliran
tetapi jiwa dan kepribadian pengikutnya kembali ke masing-masing individu,
negatif atau tidaknya seorang Punk bukan karena aliran tetapi jiwa individunya.
Jadi apabila kalian sering menemukan komunitas-komunitas punk yang sering
membuat kekacauan, mabuk, atau hal-hal negative lainnya, itu semua tidak ada
seharusnya dalam komunitas punk. Motto dari anak “Punk” itu, Equality atau persamaan hak. Aliran Punk lahir karena adanya persamaan terhadap
jenis aliran musik Punk dan adanya gejala perasaan yang tidak puas dalam diri
masing-masing. Sehingga mereka mengubah gaya hidup dengan gaya hidup Punk.
Menurut sejarahnya Punk merupakan sub-budaya yang
lahir di London, Inggris. Pada awalnya, kelompok punk selalu dikacaukan oleh
golongan skinhead. Namun, sejak tahun 1980-an, saat punk merajalela di Amerika,
golongan punk dan skinhead seolah-olah menyatu, karena mempunyai semangat yang
sama. Namun, Punk juga dapat berarti jenis musik atau genre yang lahir di awal
tahun 1970-an. Punk juga bisa berarti ideologi hidup yang mencakup aspek sosial
dan politik.
Gerakan Punk adalah anak muda yang diawali oleh kelas pekerja ini
dengan cepat merambah Amerika. Yang
ketika itu, mengalami masalah ekonomi dan keuangan yang dipicu kemerosotan
moral para tokoh politik, yang memicu tingkat pengangguran dan kriminalitas
yang tinggi. Punk berusaha menyindir para penguasa dengan caranya sendiri,
melalui lagu-lagu dengan musik dan lirik yang sederhana namun terkadang yang
kita dengar liriknya kasar, beat yang cepat dan menghentak. Selain fashion yang
dikenakan, tingkah laku yang mereka perlihatkan seperti potongan rambut Mohawk
ala suku Indian, atau dipotong ala feathercut dan diwarnai dengan warna-warna
yang terang, sepatu boots, rantai dan spike, jaket kulit, celana jeans ketat
dan baju yang lusuh. Ini sikap anti kemapanan, anti sosial. Setiap aksesoris
yang dikenakan ada maknanya. Misalnya sepatu boot yang dipakai melambangkan anti
penindasan. Gembok terkatup yang digantung di pinggang menunjukkan seorang ”Punkers” ingin kebebasan.
apaan ini alin?
BalasHapuscerita tentang punk mel :DDD
BalasHapus